Pattynama Berpeluang Tampil, STY Beri Sinyal Jelang Lawan Persija
Atletic Zone Hub – Nama Shayne Pattynama kembali menjadi perhatian menjelang pertandingan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta. Namun, kali ini sorotan justru datang dari kubu Macan Kemayoran karena Pattynama merupakan pemain Persija. Laga pekan kelima BRI Super League 2026/2027 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di Banten International Stadium, Serang. Menjelang pertandingan tersebut, Shin Tae-yong belum memberikan kepastian mengenai keterlibatan bek berusia 28 tahun itu. Sikap tersebut membuat peluang Pattynama tampil semakin menarik untuk diperhatikan. Terlebih, ia belum bermain untuk Persija pada musim ini. Sebelumnya, Pattynama melewatkan tiga pertandingan sebelum jeda internasional karena cedera. Kini kondisinya mulai menjadi pembicaraan setelah kembali berlatih bersama tim. Bagi Persija, kehadirannya dapat memberikan pilihan tambahan pada sisi kiri pertahanan. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan STY setelah mempertimbangkan kesiapan pemain dan kebutuhan taktik.
Baca Juga: Erling Haaland Jadi Sorotan, Aturan Unik Maresca Terabaikan saat Man City Tumbang
STY Belum Membuka Keputusan soal Pattynama
Shin Tae-yong memilih menyimpan rapat rencana mengenai komposisi pemain Persija. Ketika ditanya mengenai kemungkinan membawa Pattynama ke Serang, pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak memberikan jawaban pasti. Ia mengatakan publik akan mengetahuinya setelah daftar pemain tersedia. Pernyataan itu disampaikan di sela latihan Persija di Persija Training Ground, Depok, pada 15 Oktober 2026. Respons tersebut memang singkat, tetapi sekaligus menjaga peluang Pattynama tetap terbuka. STY tampaknya ingin menilai kondisi skuad hingga mendekati pertandingan. Pendekatan semacam ini cukup masuk akal karena Persija memiliki beberapa pilihan untuk posisi bek kiri. Selain Pattynama, terdapat Dony Tri Pamungkas dan Pratama Arhan yang bersaing memperebutkan tempat di area tersebut. Oleh karena itu, status pemain tim nasional saja tidak otomatis menjamin posisi utama. Pattynama perlu menunjukkan kesiapan fisik sekaligus pemahaman taktik apabila ingin mendapatkan kesempatan bermain.
Absennya Pattynama Saat Melawan PSIM Punya Alasan
Peluang Pattynama tampil menjadi semakin menarik setelah ia tidak masuk skuad ketika Persija menghadapi PSIM Yogyakarta. Pada pertandingan 10 Oktober 2026 tersebut, Macan Kemayoran menang telak 4-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul. STY sebelumnya menjelaskan bahwa Pattynama belum mempunyai cukup waktu berlatih bersama tim. Sang pemain baru kembali setelah bergabung dengan Timnas Indonesia, sehingga proses memahami taktik Persija belum berjalan maksimal. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan staf pelatih tidak memasukkannya dalam susunan pemain menghadapi PSIM. Situasinya kini berbeda karena Pattynama memiliki tambahan waktu untuk mengikuti persiapan klub. Meski begitu, waktu latihan tambahan belum tentu langsung mengantarkannya ke starting eleven. STY dikenal cukup memperhatikan keseimbangan tim serta kesiapan setiap pemain. Karena itu, Pattynama kemungkinan harus melewati tahapan terlebih dahulu, termasuk membuktikan bahwa dirinya sudah memahami struktur permainan yang diinginkan pelatih.
Pengalaman Bersama Timnas Menjadi Modal Berharga
Meski belum mendapatkan menit bermain bersama Persija musim ini, Pattynama tetap memiliki modal kompetitif. Ia sempat memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada periode akhir September hingga awal Oktober. Dalam partai final, Pattynama dimainkan selama 19 menit dan ikut menjadi salah satu penentu dalam adu penalti. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa sang bek tetap memiliki sentuhan pertandingan sebelum kembali ke klub. Namun, sepak bola tim nasional dan klub tentu mempunyai tuntutan taktik berbeda. Pemain perlu memahami pola pergerakan rekan setim, jarak antarlini, hingga mekanisme transisi yang diterapkan pelatih. Karena itulah STY sebelumnya menyoroti minimnya waktu latihan Pattynama bersama Persija. Kini kesempatan beradaptasi semakin terbuka. Jika perkembangannya sesuai harapan staf pelatih, pertandingan melawan Persita dapat menjadi momentum untuk membawanya kembali ke skuad. Setidaknya, Persija memperoleh opsi tambahan ketika membutuhkan perubahan strategi selama pertandingan.
Persaingan Bek Kiri Persija Tidak Akan Mudah
Kembalinya Pattynama tidak serta-merta membuat persaingan di sisi kiri pertahanan menjadi sederhana. Justru, posisi tersebut memiliki kompetisi yang cukup menarik. Pattynama harus bersaing dengan Dony Tri Pamungkas dan Pratama Arhan untuk mendapatkan kepercayaan Shin Tae-yong. Ketiganya menawarkan karakter berbeda. Situasi itu memberi STY fleksibilitas untuk menyesuaikan pilihan pemain dengan kebutuhan pertandingan. Bagi Pattynama, tantangannya bukan hanya menunjukkan kemampuan bertahan. Ia juga perlu memperlihatkan kecocokan dengan sistem permainan yang sedang dibangun Persija. Selain itu, kontinuitas latihan menjadi faktor penting setelah sebelumnya terganggu cedera dan agenda tim nasional. Persaingan sehat seperti ini sebenarnya menguntungkan Macan Kemayoran. Pelatih memiliki lebih banyak alternatif ketika menghadapi karakter lawan yang berbeda. Di sisi lain, setiap pemain harus mempertahankan level performa agar tidak kehilangan tempat. Karena itu, jika Pattynama akhirnya mendapat kesempatan melawan Persita, penampilannya dapat menjadi titik penting untuk menentukan perannya pada pertandingan berikutnya.
Persija Datang dengan Modal Kemenangan Besar
Persija menuju pertandingan berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi. Pada laga terakhir, Macan Kemayoran mengalahkan PSIM Yogyakarta 4-0 di Stadion Sultan Agung. Hasil tersebut melanjutkan awal musim yang sangat positif. Data kompetisi mencatat Persija juga menang 1-0 atas Borneo FC, 2-1 atas Persib Bandung, serta 1-0 atas Java United sebelum kemenangan atas PSIM. Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa struktur permainan Persija sedang bekerja dengan baik. Karena itu, STY tidak harus terburu-buru mengubah komposisi yang telah menghasilkan kemenangan. Di sinilah peluang Pattynama menjadi menarik. Jika dimainkan, ia harus masuk ke dalam sistem yang sudah memiliki ritme positif. Sebaliknya, apabila belum mendapatkan kesempatan, keputusan tersebut belum tentu berkaitan dengan kualitas individual. Pelatih bisa saja memilih kontinuitas tim sebagai prioritas. Dengan jadwal kompetisi yang terus berjalan, kedalaman skuad tetap penting sehingga Pattynama masih memiliki banyak ruang untuk mendapatkan menit bermain.
Duel Persita dan Persija Menjanjikan Pertarungan Menarik
Pertandingan Persita melawan Persija dijadwalkan berlangsung pada 17 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB. Data resmi kompetisi menempatkan laga tersebut sebagai pertandingan berikutnya bagi Macan Kemayoran setelah kemenangan atas PSIM. Pertandingan tandang selalu menghadirkan tantangan berbeda, terlebih Persija perlu menjaga momentum kemenangan yang sudah terbentuk. STY kemungkinan tetap mengutamakan keseimbangan ketika menentukan sebelas pemain pertama. Dalam konteks tersebut, kemampuan pemain menjalankan instruksi akan menjadi faktor penting. Pattynama memiliki pengalaman bermain di berbagai lingkungan kompetitif, tetapi ia tetap perlu menyesuaikan diri dengan pola Persija musim ini. Jika masuk daftar pemain, STY dapat menggunakannya sejak awal atau sebagai alternatif selama pertandingan. Fleksibilitas itu memberikan keuntungan tersendiri bagi Persija. Selain menjaga persaingan internal, keberadaan beberapa opsi pada sisi kiri membuat lawan lebih sulit membaca pendekatan yang akan digunakan. Karena itu, daftar pemain menjelang kick-off akan menjadi salah satu hal yang paling dinantikan.
Kesempatan Pattynama Kini Tinggal Menunggu Keputusan STY
Situasi terbaru membuat peluang Pattynama kembali ke skuad Persija belum tertutup. STY tidak mengatakan bahwa sang pemain pasti tampil, tetapi ia juga tidak menyingkirkan kemungkinan tersebut. Pelatih memilih meminta publik menunggu daftar pemain resmi. Sikap itu menjadi sinyal bahwa keputusan kemungkinan bergantung pada evaluasi akhir staf pelatih. Pattynama sendiri membutuhkan momentum untuk kembali mendapatkan ritme bersama klub. Sejak bergabung dengan Persija pada pertengahan musim sebelumnya, ia tercatat memainkan total 183 menit dari sepuluh penampilan. Angka tersebut memperlihatkan bahwa persaingan mendapatkan menit bermain memang tidak mudah. Namun, musim masih panjang dan kebutuhan tim dapat berubah. Jika Pattynama mampu menjaga kondisi fisik serta semakin memahami sistem STY, peluangnya tentu terbuka. Pertandingan melawan Persita pun dapat menjadi pintu menuju kesempatan baru, meskipun keputusan akhirnya baru akan terlihat ketika Persija mengumumkan komposisi skuad.
