Persebaya Harus Puas Berbagi Angka, Garudayaksa Tahan 1-1

Persebaya Harus Puas Berbagi Angka, Garudayaksa Tahan 1-1

Atletic Zone Hub – Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin dengan Garudayaksa FC setelah pertandingan berakhir 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (19/9/2026). Duel tersebut merupakan pekan ketiga BRI Super League 2026/2027. Persebaya sempat berada di posisi unggul menjelang pertandingan berakhir. Namun, Garudayaksa mampu mencetak gol balasan hanya empat menit kemudian. Hasil tersebut membuat Persebaya mengoleksi lima poin dan berada di peringkat ketujuh klasemen sementara. Sementara itu, Garudayaksa mengumpulkan dua poin di posisi ke-13.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Belum Pensiun, Usia 41 Tahun Tetap Bela Portugal

Babak Pertama Berjalan Tanpa Gol

Sejak awal pertandingan, Persebaya mencoba mengambil inisiatif serangan. Yuran Fernandes mendapat peluang melalui sundulan pada menit keempat. Namun, bola belum mengarah ke sasaran. Setelah itu, Jefferson Silva juga memberikan ancaman lewat tendangan voli yang hanya melebar tipis. Garudayaksa kemudian merespons melalui Aleksandar Busnic dari luar kotak penalti. Peluang tersebut juga belum menghasilkan gol. Selanjutnya, Andik Vermansah hampir membawa tim tamu unggul pada menit ke-35. Tembakannya dari luar kotak penalti membentur tiang gawang Persebaya. Sampai turun minum, kedua tim tetap bermain imbang 0-0.

Gol Miguel Pereira Dianulir VAR

Memasuki babak kedua, Persebaya kembali meningkatkan tekanan. Miguel Pereira sempat mencetak gol pada menit ke-47. Akan tetapi, gol tersebut dianulir karena posisi offside. Situasi itu membuat pertandingan kembali berjalan ketat. Persebaya terus mencoba membangun serangan melalui sisi lapangan. Di sisi lain, Garudayaksa mengandalkan serangan balik untuk mencari ruang. Pertahanan tim tamu mampu meredam sejumlah tekanan tuan rumah. Karena itu, gol pembuka baru tercipta ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Alex Martins Bawa Persebaya Unggul

Persebaya akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-85. Alex Martins mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan dari Jefferson Silva. Gol tersebut membuat tuan rumah unggul 1-0. Momentum itu muncul setelah Persebaya meningkatkan tekanan sepanjang babak kedua. Bagi Alex, gol tersebut menjadi kontribusi penting setelah masuk sebagai pemain pengganti. Keunggulan tersebut juga membuat Persebaya berada di jalur kemenangan menjelang akhir pertandingan. Namun, pertandingan belum benar-benar selesai. Garudayaksa masih memiliki waktu untuk memberikan respons.

Hamra Hehanussa Samakan Kedudukan

Keunggulan Persebaya hanya bertahan selama empat menit. Pada menit ke-89, Al Hamra Hehanussa mencetak gol penyama kedudukan untuk Garudayaksa. Gol tersebut tercipta setelah Hamra memanfaatkan umpan Christian Frydek. Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat suasana pertandingan kembali menegang. Garudayaksa berhasil memanfaatkan momentum dengan cepat setelah tertinggal. Sementara itu, Persebaya harus kembali membangun serangan dari awal. Gol tersebut sekaligus menggagalkan peluang tuan rumah untuk mengamankan tiga poin di depan pendukungnya.

Persebaya Kembali Menekan di Menit Akhir

Setelah skor kembali imbang, Persebaya tidak berhenti mencari gol kemenangan. Tuan rumah mendapatkan beberapa kesempatan pada masa tambahan waktu. Salah satunya datang melalui tembakan Gledson pada menit ke-90+2. Namun, kiper Garudayaksa Dominik Holec mampu melakukan penyelamatan. Kemudian, Ramadhan Sananta mencoba melalui sepakan akrobatik pada menit ke-90+3. Sayangnya, peluang tersebut belum menemui sasaran. Dengan demikian, tidak ada gol tambahan sampai wasit meniup peluit panjang.

Garudayaksa Tunjukkan Perlawanan Kuat

Hasil imbang juga menunjukkan kemampuan Garudayaksa menjaga pertandingan tetap kompetitif. Sebelum menghadapi Persebaya, tim tersebut mengoleksi satu poin dari dua pertandingan. Garudayaksa bermain imbang 1-1 melawan Java United dan kemudian kalah 0-2 dari Persik Kediri. Pelatih Persebaya Bernardo Tavares sebelumnya sudah mengingatkan timnya agar tidak meremehkan lawan. Ia menilai Garudayaksa memiliki sejumlah pemain berpengalaman dan berkualitas. Pertandingan di GBT akhirnya memperlihatkan bahwa peringatan tersebut memiliki konteks yang jelas. Garudayaksa mampu bertahan dari tekanan sekaligus merespons cepat setelah tertinggal.

Lima Poin Jadi Modal Persebaya

Tambahan satu poin membuat Persebaya kini memiliki lima poin dari tiga pertandingan. Sebelumnya, Bajul Ijo bermain imbang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dan menang 1-0 atas PSIM Yogyakarta. Karena itu, hasil melawan Garudayaksa menjadi bagian dari awal perjalanan mereka di Super League 2026/2027. Selanjutnya, Persebaya akan menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada 9 Oktober. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya. Dengan jadwal berikutnya yang masih cukup panjang, tim perlu menjaga konsistensi permainan sekaligus memperbaiki penyelesaian akhir.

Garudayaksa Bawa Pulang Satu Poin

Bagi Garudayaksa, satu poin dari GBT menjadi tambahan penting setelah dua pertandingan awal. Tim tersebut kini memiliki dua poin dan berada di posisi ke-13 klasemen sementara. Hasil ini juga menunjukkan bahwa pertandingan tandang menghadapi Persebaya dapat dilalui dengan perlawanan hingga menit terakhir. Selanjutnya, Garudayaksa dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang pada 10 Oktober di Banten International Stadium. Dengan demikian, laga melawan Persebaya dapat menjadi pengalaman penting bagi tim dalam menjalani musim pertamanya di level Super League.